Journal of My Daily Life An ordinary girl with extraordinary mind!
Tampilkan postingan dengan label SONGFICT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SONGFICT. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Agustus 2015

A Little Piece of Heaven - Sebuah Songifct



A LITTLE PIECE OF HEAVEN




Title                       : A Little Piece Of Heaven

Author                   : Me, Myself, and I

Disclaimer             : A Little Piece of Heaven belongs to Avenged Sevenfold, all lyrics, main idea belongs to them. But story plot, characters, dialogues are mine.

Genre                     : Romance, Angst, Supernatural

Rate                       : M for Gore, not Lemon

Length                    : OS (± 19 pages of Ms. Words)

Warning                  : Randomness, abalism, typoness, human abuse, explicit contents, children under 17th are not permitted to read, may caused some effects like nightmare/vomitting.

A/N                        : I’ve changed a little bit of the original song’s story, and added some events based on my own imagination. Do not compare this story with the video clip. Differences are beautiful.








A Little Piece Of Heaven








#Prolog


                Before the story begins, is it such a sin?
                For me to take what’s mine, until the end of time..
                We were more than friends, before the story ends..
                And I will take what’s mine, create what God would never design..

                Our love had been so strong for far too long..
                I was weak with fear that something would go wrong..
                Before the possibilities came true..
                I took all possibility from you..



IMPERFECT - Sebuah Songfict



IMPERFECT..

"Kecantikan itu relatif. Orang punya ukuran tersendiri. Dan akupun punya ukuran tersendiri. Menurutku kau cantik, tak peduli apa yang orang lain atau bahkan yang kau katakan."



 "Bagaimana dengan baju ini?"

  Aku mengepaskan sebuah gaun berwarna hijau toska. Will hanya tersenyum. Seperti biasa, senyumnya begitu memikat.
 "Cantik."
 Aku mendengus begitu mendengarnya. Itu adalah kalimat ke-7 yang ia ucapkan padaku sepanjang aku mengepas baju. Hampir-hampir aku menyimpulkan ia bosan menemaniku belanja, jika saja aku tidak melihat senyumnya setiap kali aku mematut-matutkan diri di depan kaca.
 "Kau mengatakan hal itu pada semua baju yang kupilih." kataku sedikit menuduh. Will kembali tersenyum. Sepertinya ia tidak pernah kehabisan stok senyumannya.
 "Kau selalu cantik di mataku, Erisca, apapun yang kau pakai."
 Aku melengos. Kuambil gaun lain di gantungan terdekatku. Gaun itu berwarna kuning menyolok. Sangat norak.
 "Ini?" Will menelengkan kepala. Astaga, dia tersenyum lagi. Kata-kata yang keluar dari mulutnya begitu tenang.
 "Cantik, Erisca."
 Aku mengerutkan kening karena kesal. Kukembalikan gaun itu ke tempatnya sambil bergumam sendiri.
 "Padahal aku benci warnanya."
 Entah Will mendengarnya atau tidak.



Jumat, 07 Agustus 2015


CREEP - Sebuah Songfict



C R E E P


"A short story from a man who will never get notified by girl whom he loved.."




Must played song :
Creep by Radiohead




warning ;
Cerita ini mengacu pada lagu dari Radiohead yang berjudul Creep. Intepretasi saya terhadap lagu tersebut mungkin berbeda dengan yang orang lain pikirkan. Tolong hargai pemikiran saya ^^".
Saya tau kok, saya agak merusak lagu keren itu .__. mohon kritik dan sarannya ya ^^
Oh, ya, tolong pembenaran tenses dan kosa-katanya. hehe maklum masih pemula.